Menjadi Enterpreneur atau pebisnis kata orang sulit, ini kata orang lho bukan kata saya juga bukan kata Mas Ippho Santosa. Yang sebenarnya terjadi kesulitan itu datang karena anda tidak memiliki keberanian yang telah diasah serta tidak memiliki pengetahuan tentang bisnis yang anda jalani.
Keberanian bukan datang kemudian dimiliki berkelanjutan ketika benar-benar berani dalam kondisi terdesak lalu memaksakan diri untuk berani dan melakukannya sekali saja. Keberanian datang ketika memaksakan diri untuk berani lalu melakukannya terus menerus sehingga keberanian itu ditempa alamiah, dan keberanian itu menjadi seseuatu hal yang abadi di dalam diri kita.
kunci agar menjadi berani :
Memaksakan diri untuk berani + Terus menerus melakukan hal itu + Kebiasaan Berani = Keberanian
Sementara Ilmu pengetahuan tentu anda tahu apa yang harus seseorang lakukan untuk pintar ? itulah mengapa wahyu pertama Nabi Muhammad SAW adalah Iqra = Baca. anda harus membaca, anda haru mulai membaca berbagai mancam pengetahuan. Membaca buku bisnis, membaca buku motivasi, memabaca buku agama, membaca buku psikologi, baca semua karena nanti anda akan pasti akan mengaplikasikan ilmu-ilmu tersebut didalam bisnis anda.
Tips Cara Memulai Bisnis Untuk Pemula, Ala Ippho Santosa
2. Belajar Sambil Jalan
Sambil bisnis sambil belajar, Seperti yang sudah disebutkan dalam sebuah hadist,
“Tuntutlah ilmu mulai dari buaian hingga liang lahat” (HR. Bukhori)
Belajar disini bukan berarti anda belajar lalu mengisi ujian, tapi anda belajar untuk mengembangkan bisnis anda, melihat kemajuan dan teknik baru dalam berbisnis. belajar bisa dengan banyak hal, muali dari ikut seminar, bertanya pada yang berpengalaman, ikut organisasi bisinis, membeli buku-buku bisnis, dan jangan lupa nasihat orang tua.
3. Segmentasi
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar. (wikipedia)
Jadi meskipun anda menjual sesuatu yang kecil bentuknya, tapi segem pasar harus tetap dibedakan.tentu tidak sulit membedakan mena pembeli usia anak-anak, orang dewasa, dan orang tua.
4. Bijak Berutang
Diawal membangun bisnis, usahakan tidak dulu berhutang jika memang anda benar-benar baru pemula, jika memiliki uang dingin seperti tabungan lebih baik gunakan itu. Karena sudah dikatakan diawal anda akan kebingungan ketika memulai bisnis pertama kali, dari proses belajar itulah nanti anda akan mengerti kapan harus memulai berhutang untuk mengembangkan binis. bukan memulai bisnis. kalaupun anda harus berutang, berutanglah kepada orang-orang yang tidak akan menuntut anda berdasarkan jangka waktu seperti bank, rentenir. mungkin anda bisa berutang ke orang tua, atau saudara yang baik, tentu baik juga ekonominya.
5. Daya tahan kuat
Ini soal pengalaman dan mental. Mental dibangun dari pengalaman. Pengalaman dimiliki karena anda memulai sesuatu hal dan belajar dari semua kesalahan. sementara kesalahan akan selalu hadir untuk orang-orang yang baru memulai. dan ketikan pengalaman serta mental sudah dimiliki, isnya allah apapun yang kita lakukan akan berbuah keberhasilan, karena mental dan pengalaman adalah kesiapan, kesiapan untuk sukses. orang sukses adalah orang yang siap untuk sukses.
6. Disiplin
Karyawan yang tidak disiplin resikonya tidak begitu berpengaruh, karena masih banyak karyawan lain. sementara pengusaha yang tidak disiplin akan membuat usahanya tidak berkembang dan malah merosot. Disipin dari seorang pengusaha akan berimbah pada keberlangsungan usahanya sendiri.
7. Seperti Mendaki Gunung
Orang yang mendaki gunung, butuh stamina, butuh strategi dan waspada (sadar), Sayangnya orang-orang yang baru memulai sebuah bisnis biasanya langsung merasa sudah berada diatas puncak gunung. dalam arti bersenang-senang. Padahal bermain gitar sambil tertawa ria lebih asik dilakukan ketika benar-benar berada diatas puncak gunung.
8. Buat Target
Buatlah target dalam diri anda, target yang tidak mungkin adalah target yang akan membuat anda semangat, buatlah target dari jangka pendek, jangka menengah sampai jangka panjang.
Fikri El Frana
Semoga bermanfaat, artikel ini terinspirasi dalam blog http://ninosutrisno.wordpress.com/

0 komentar:
Post a Comment